Kabarlugas.com-Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, bersama istrinya yang juga Kepala Desa Sagaranten, Santi Sulastri, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam kegiatan Safari Ramadan di Pondok Pesantren Azzainiyah, kawasan Nagrog, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para santri, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus pesantren. Safari Ramadan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyampaian berbagai program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan.
Budi Azhar Mutawali mengatakan pihaknya bersyukur dapat mendampingi Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam kunjungan ke pesantren di wilayah Sukabumi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah kami bisa mendampingi Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam kegiatan Safari Ramadan di Sukabumi,” ujar Budi, Senin (9/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil Lahadalia mendorong para santri agar memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses beasiswa pendidikan tinggi, termasuk melalui program yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Menurut Budi, Ketua Umum Partai Golkar menilai dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP selama ini masih lebih banyak dimanfaatkan oleh lulusan perguruan tinggi umum. Karena itu, pemerintah mendorong agar santri dari pondok pesantren juga memiliki peluang yang sama untuk memperoleh beasiswa hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Ketua umum menilai dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP selama ini lebih banyak dimanfaatkan oleh lulusan perguruan tinggi umum. Karena itu, pemerintah tengah mendorong agar santri dari pesantren juga memiliki peluang yang sama untuk memperoleh beasiswa pendidikan hingga ke jenjang lebih tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi para santri, khususnya di Kabupaten Sukabumi.“Tentunya ini menjadi angin segar bagi para santri di Kabupaten Sukabumi untuk bisa memanfaatkan beasiswa pendidikan yang dikelola LPDP,” kata Budi.
Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak santri yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan pesantren.













